|
· Pinjaman jangka pendek :
1. Overdraft (Cerukan) Penarikan rekening giro atau rekening pinjaman melampaui batas tariknya .
2. Demand loan
Jenis pinjaman nonkomersial, tetapi peminjam harus segera melunasi pinjaman tersebut pada saat bank pemberi pinjaman meminta pelunasannya.
3. Term loan
Pinjaman bisnis dengan jangka waktu pengembalian 1 – 15 tahun.
4. Trust receipt
Perjanjian tertulis yang digunakan dalam pembiayaan kredit berdokumen yang diberikan kepada pembeli atau importir, pembeli berjanji untuk memegang barang yang diterima atas nama bank yang menyediakan pembiayaan sekalipun bank tetap menguasai kepemilikan barang tersebut, penerima fasilitas trust mengizinkan seorang importer menjual barang tersebut sebelum dibayar kepada bank penerbit L/C.
5. Supplier kredit
Memberikan dana kepada suatu perusahaan dalam bentuk penjualan barang secara kredit, baik untuk jangka pendek (kurang dari 1 tahun), maupun jangka menengah (lebih dari 1 tahun dan kurang dari 10 tahun). Penjualan kredit atau barang dengan jangka waktu pembayaran kurang dari satu tahun terjadi pada penjualan barang dagang dan bahan mentah oleh supplier kepada langganan. Supplier atau manufaktur (pabrik) sering pula menjual mesin atau peralatan lain hasil produksinya kepada suatu perusahaan yang menggunakan mesin atau peralatan tersebut dalam jangka waktu pembayaran 5 sampai 10 tahun.
· Pinjaman jangka panjang :
1. Hutang bond jangka panjang
Hutang perusahaan kepada pihak ketiga yang harus dilunasi dalam waktu lebih dari satu tahun.
2. Hutang obligasi
Pinjaman jangka panjang yang diperoleh suatu perusahaan dengan menjual obligasi yang dapat dilakukan di dalam negeri maupun di luar negeri.
Yield to maturity : obligasi tidak dijual sampai jatuh tempo.
Ada 2 pendekatan:
a. Pendekatan Aproksimasi
I = interest Bo = nilai obligasi saat ini
M = maturity value n = umur obligasi
Contoh:
Sebuah obligasi dijual pada harga Rp 10.800.000 dengan nilai nominal Rp 10.000.000, mempunyai bunga 10% dibayar tahunan, dengan masa berlaku 10 tahun. Tentukan YTM?
Jawaban:
i = 10% x Rp 10.000.000 = Rp 1.000.000
M = Rp 10.000.000
Bo = Rp 10.800.000
n = 10 tahun
YTM = 8,9%
b. Pendekatan Akurat
Bo = I (PVIFA) + M (PVIF)
Contoh sama dengan di atas:
r = 8% → (1.000.000 x 6,71) + (10.000.000 x 0,463) = 11.340.000
r = ? = 10.800.000
r = 9% → (1.000.000 x 6,417)+(10.000.000 x 0,422) = 10.637.000
YTM = 11.340.000 – 10.800.000 x (9%-8%)
11.340.000 – 10.637.000
= 0,77% + 8% (diambil dari angka terkecil antara 9% dan 8%)
= 8,77%
3. Bridging Loan
Pinjaman sementara yang akan dikembalikan jika kredit investasi yang dibutuhkan perusahaan telah diperoleh.
4. Leasing
Kegiatan pembiayaan perusahaan dalam bentuk penyediaan barang modal untuk digunakan oleh perusahaan untuk suatu jangka waktu tertentu, berdasarkan pembayaran-pembayaran berkala disertai dengan hak pilih bagi perusahaan tersebut untuk membeli barang-barang modal yang bersangkutan atau memperpanjang jangka waktu sewa guna usaha berdasarkan nilai sisa yang telah disepakati.
FITRIA PUSPA INDAH |