Beranda Administrasi Guru Download Petunjuk Teknis (Juknis) Evaluasi Pembelajaran Siswa Di Raudhatul Athfal (Ra) Terbaru...

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Evaluasi Pembelajaran Siswa Di Raudhatul Athfal (Ra) Terbaru 2016

78
0
 Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor  Download Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) Terbaru 2016

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) Terbaru 2016 Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5611 Tahun 2016

Penyusunan PETUNJUK TEKNIS (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA) ini didasari oleh 4 (empat) pertimbangan penting sebagai berikut:

Pertama, Sebagai jenjang pendidikan paling dasar, pembelajaran kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan menjadi fundamen bagi penyiapan penerima didik supaya lebih siap dalam memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. Mengantarkan anak usia dini yang siap melanjutkan pendidikan tidak hanya terbatas pada kemampuan anak membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga dalam keseluruhan aspek perkembangan yang dicapai, maka hal ini berimplikasi terhadap kebutuhan pedoman dan panduan pola pembelajaran dan penilaian oleh satuan pendidikan di RA tersebut dalam rangka meningkatkan mutu kualitas pembelajaran dan pendidikan.

Kedua, Kebijakan Pemerintah terkait Akreditasi Lembaga PAUD termasuk satuan pendidikan pada Raudhatul Athfal dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN PAUD dan PNF) mensyaratkan bahwa setiap forum RAUDHATUL ATHFAL (RA) melaksanakan sistem pembelajaran yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan

Ketiga, Salah satunya ialah adanya sistem penilaian penerima didik yang meliputi dari unsur penilaian yang bersifat proses, sehingga tidak hanya dilaksanakan satu atau dua kali pada waktu tertentu saja, tetapi secara berkesinambungan dan terus-menerus. Penilaian pada pendidikan anak usia dini dilaksanakan pada dikala anak bermain, berinteraksi dengan sahabat atau guru, dan dikala anak mengomunikasikan pikiran melalui hasil karyanya.

Keempat, proses penilaian pembelajaran di tingkat RA dalam melaksanakan penilaian oleh guru belum adanya pemahaman yang sama didalam menilai dan menganalisis kemajuan perkembangan yang dicapai anak. Faktor-faktor sikap anak yang menjadi sebuah fakta dan sikap serta hasil karya belum tercacat dan terdokumentasikan secara bagus.

Selain itu juga masih banyak forum RA melaksanakan penilaian secara manual memakai buku dan kertas serta goresan pena dari para guru yang telah ditunjuk. Berdasarkan fakta di lapangan bahwa selama ini banyak guru-guru RA masih kesulitan dalam melaksanakan proses penilaian mulai dari cara mengumpulkan informasi/data, mengumpulkan informasi dalam portofolio anak, mengolah dan menganalisis dari penilaian harian, mingguan, bulanan hingga pada penuangan dalam bentuk laporan perkembangan siswa (semesteran).

PETUNJUK TEKNIS (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) ini juga diharapkan seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan pemahaman terkait bagaimana proses penilaian yang harus dilakukan oleh guru, dokumen yang harus disiapkan dan dikerjakan sehingga perkembangan penerima didik sanggup diketahui sehabis mendapat rangsangan pendidikan dengan hasil yang optimal Dengan demikian, diharapkan mekanisme dan pedoman penilaian pembelajaran dan desain pelaporan capaian perkembangan (rapor) oleh forum RA sebagai sebuah instrumen penilaian.

Atas dasar pertimbangan tersebut, penyusunan Petunjuk Teknis Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) ini menjadi penting dan strategis dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini secara khusus kepada pembelajaran di satuan pendidikan RAUDHATUL ATHFAL (RA).

Berikut ialah tautan Download Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) Terbaru 2016 Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5611 Tahun 2016:

Berikut ialah kutipan dari Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5611 Tahun 2016 tersebut:

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 5611 TAHUN 2016

TENTANG

PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS) PENILAIAN PEMBELAJARAN SISWA RAUDHATUL ATHFAL (RA)

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM,

Menimbang : bahwa dalam rangka meningkatkan mutu pembelajaran pendidikan di tingkat satuan pendidikan RAUDHATUL ATHFAL (RA) kepada masyarakat, perlu memutuskan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam perihal Petunjuk Teknis Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA);

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang
Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4301);
2. Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 perihal Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5038);

3. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 perihal Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 41, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4496) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor
13 Tahun 2015 perihal Perubahan kedua atas
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 perihal Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670);

4. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 perihal Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010
Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5150) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 perihal Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 perihal Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5157);
5. Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang
Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif;

6. Peraturan Presiden Nomor 83 Tahun 2015 tentang
Kementerian Agama;

7. Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun 2010 perihal Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2010 Nomor 592) sebagaimana telah beberapa kali
diubah terakhir dengan Peraturan Menteri Agama Nomor 16 Tahun 2015 perihal Perubahan Keempat Atas Peraturan Menteri Agama Nomor 10 Tahun
2010 perihal Organisasi dan Tata Kerja Kementerian
Agama (Berita Negara Republik Indonesia Tahun
2015 Nomor 348);

8. Peraturan Menteri Agama Nomor 90 Tahun 2013 perihal Penyelenggaraan Pendidikan Madrasah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2013
Nomor 1382);

9. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 perihal Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini;

10. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
Nomor 146 Tahun 2014 perihal Kurikulum 2013
Pendidikan Anak Usia Dini;

11. Keputusan Menteri Agama Nomor 117 Tahun 2014
Tentang Implementasi Kurikulum 2013 di Madrasah;

12. Keputusan Menteri Agama Nomor 165 Tahun 2014 perihal Pedoman Kurikulum Madrasah 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab;

13. Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2014
Tentang Kurikulum Madrasah;

14. Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 3489 Tahun 2016 perihal Kurikulum RAUDHATUL ATHFAL (RA);

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM TENTANG PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS) PENILAIAN PEMBELAJARAN SISWA RAUDHATUL ATHFAL (RA).

KESATU : Menetapkan Petunjuk Teknis Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA) sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan bab tidak terpisahkan dari Keputusan ini.
KEDUA : Petunjuk Teknis ini digunakan sebagai contoh dalam pelaksanaan layanan kepada forum pendidikan madrasah tingkat RAUDHATUL ATHFAL (RA) dalam melaksanakan proses penilaian siswa sehingga tercipta efektifitas dan efisiensi dalam pembelajaran.

KETIGA : Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal 23 September 2016

DIREKTUR JENDERAL, TTD
KAMARUDDIN AMIN

PETUNJUK TEKNIS (JUKNIS)

PENILAIAN PEMBELAJARAN SISWA RAUDHATUL ATHFAL (RA)

KEMENTERIAN AGAMA RI DIREKTORAT PENDIDIKAN MADRASAH DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
2016

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan SWT, atas berkat dan rahmatNya Direktorat Pendidikan Madrasah Kementerian Agama sanggup menuntaskan PETUNJUK TEKNIS (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA). PETUNJUK TEKNIS (Juknis) ini diharapkan sanggup menjadi pedoman dalam melaksanakan proses penilaian pembelajaran siswa di RAUDHATUL ATHFAL (RA).
Pendidikan pendidikan pada RAUDHATUL ATHFAL (RA) mempunyai prinsip dalam pembelajaran yaitu bermain sambil berguru sehingga penilaian yang dilakukan mempunyai kekhususan tersendiri, berbeda dengan penilaian untuk sekolah tingkat dasar dan menengah, yang perlu dilakukan secara cermat dan hati-hati. Proses penilaian merupakan bab yang tak terpisahkan dari proses pembelajaran dan bersifat menyeluruh (holistik) yang meliputi semua aspek perkembangan anak didik baik aspek sikap, ilmu pengetahuan maupun keterampilan. Agar tujuan penilaian sanggup tercapai, maka guru hendaknya mempunyai pengetahuan aneka macam metode dan teknik penilaian sehingga mempunyai keterampilan menentukan dan memakai dengan sempurna metode dan teknik yang dianggap paling sesuai dengan tujuan dan proses pembelajaran, serta pengalaman berguru yang telah ditetapkan.
Implementasi Kurikulum RAUDHATUL ATHFAL (RA) menuntut kesiapan semua pihak, terutama dalam mencermati proses penilaian sebagai salah satu standar nasional pendidikan supaya dalam mengelola pembelajaran sanggup lebih adaptif, efektif dan efisien.
Kepala, pendidik dan pengawas RAUDHATUL ATHFAL (RA) merupakan garda terdepan penentu kemajuan pendidikan pada tingkat RA, oleh alasannya ialah itu peranannya dalam implementasi kurikulum menjadi sangat penting. Sehingga pengetahuan dan keterampilan mereka harus selalu ditingkatkan.

PETUNJUK TEKNIS (Juknis) penilaian pembelajaran siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA) ini menjadi salah satu sarana pembelajaran dalam membantu para pemangku dan pengelola pendidikan di tingkat Raudhatul Athfal dalam melaksanakan proses penilaian pembelajaran.

Jakarta, September 2016

DIREKTUR JENDERAL

KAMARUDDIN AMIN

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI iii DAFTAR BAGAN DAN TABEL v BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar belakang 1

B. Tujuan 3

C. Dasar Hukum 3

D. Ruang Lingkup 4

E. Sasaran 4

F. Pengertian 4

BAB II PROSEDUR PENILAIAN PEMBELAJARAN 6

A. Kewenangan Penilaian 6
B. Prinsip Penilaian 7
C. Lingkup Penilaian 8
D. Penilaian Otentik 8
E. Proses Penilaian 8
1. Perencanaan Penilaian 10
2. Pelaksanaan Pembelajaran 10
3. Proses Penilaian 10
4. Teknik Penilaian 10
5. Pengumpulan Data 12
6. Penyimpanan Data/Informasi 20
7. Pengolahan Data/Analisis 21
8. Kesimpulan/Hasil Akhir 31
9. Pelaporan 31

BAB III
PENUTUP
38

LAMPIRAN

1. Format Data Perkembangan Jasmini dan Kesehatan Anak 39
2. Format Laporan Program Pengembangan Minat dan Bakat
(Ekstra Kurikuler) 41

DAFTAR BAGAN DAN TABEL

Daftar Bagan:

1. Bagan Tahapan Penilaian 9

Daftar Tabel:

1. Tabel Format Penilaian Skala Perkembangan 13
2. Tabel Format Catatan Anekdot 16
3. Tabel Catatan Hasil Karya Anak 18
4. Tabel Format Pengolahan Data Per Anak Format Skala
Perkembangan Harian 22
5. Tabel Pengolahan Data Per Anak Format Pengolahan
Data Anekdot 24
6. Tabel Perkembangan Data Per Anak Format Pengolahan
Data Hasil Karya Anak 25
7. Tabel Format Kompilasi Data Mingguan 26
8. Tabel Format Kompilasi Data Bulanan 28
9. Tabel Format Laporan Perkembangan Anak (Raport) 35

LAMPIRAN

KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 5611 TAHUN 2016
TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENILAIAN PEMBELAJARAN SISWA
RAUDHATUL ATHFAL (RA)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penyusunan PETUNJUK TEKNIS (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA) ini didasari oleh 4 (empat) pertimbangan penting sebagai berikut:

Pertama, Sebagai jenjang pendidikan paling dasar, pembelajaran kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini diharapkan menjadi fundamen bagi penyiapan penerima didik supaya lebih siap dalam memasuki jenjang pendidikan lebih tinggi. Mengantarkan anak usia dini yang siap melanjutkan pendidikan tidak hanya terbatas pada kemampuan anak membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga dalam keseluruhan aspek perkembangan yang dicapai, maka hal ini berimplikasi terhadap kebutuhan pedoman dan panduan pola pembelajaran dan penilaian oleh satuan pendidikan di RA tersebut dalam rangka meningkatkan mutu kualitas pembelajaran dan pendidikan.
Kedua, Kebijakan Pemerintah terkait Akreditasi Lembaga PAUD termasuk satuan pendidikan pada Raudhatul Athfal dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional (BAN PAUD dan PNF) mensyaratkan bahwa setiap forum RAUDHATUL ATHFAL (RA) melaksanakan sistem pembelajaran yang sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan
Ketiga, Salah satunya ialah adanya sistem penilaian penerima didik yang meliputi dari unsur penilaian yang bersifat proses, sehingga tidak hanya dilaksanakan satu atau dua kali pada waktu tertentu saja, tetapi secara berkesinambungan dan terus-menerus. Penilaian

Rekomendasi :   Download Soal UAS Ganjil Bahasa Inggris Kelas 1, 2, 3, 4, 5 dan 6 SD/MI Semester 1 T.A 2017/2018

pada pendidikan anak usia dini dilaksanakan pada dikala anak bermain, berinteraksi dengan sahabat atau guru, dan dikala anak mengomunikasikan pikiran melalui hasil karyanya.
Keempat, proses penilaian pembelajaran di tingkat RA dalam melaksanakan penilaian oleh guru belum adanya pemahaman yang sama didalam menilai dan menganalisis kemajuan perkembangan yang dicapai anak. Faktor-faktor sikap anak yang menjadi sebuah fakta dan sikap serta hasil karya belum tercacat dan terdokumentasikan secara bagus.
Selain itu juga masih banyak forum RA melaksanakan penilaian secara manual memakai buku dan kertas serta goresan pena dari para guru yang telah ditunjuk. Berdasarkan fakta di lapangan bahwa selama ini banyak guru-guru RA masih kesulitan dalam melaksanakan proses penilaian mulai dari cara mengumpulkan informasi/data, mengumpulkan informasi dalam portofolio anak, mengolah dan menganalisis dari penilaian harian, mingguan, bulanan hingga pada penuangan dalam bentuk laporan perkembangan siswa (semesteran).
PETUNJUK TEKNIS (Juknis) ini juga diharapkan seiring dengan semakin meningkatnya kebutuhan pemahaman terkait bagaimana proses penilaian yang harus dilakukan oleh guru, dokumen yang harus disiapkan dan dikerjakan sehingga perkembangan penerima didik sanggup diketahui sehabis mendapat rangsangan pendidikan dengan hasil yang optimal Dengan demikian, diharapkan mekanisme dan pedoman penilaian pembelajaran dan desain pelaporan capaian perkembangan (rapor) oleh forum RA sebagai sebuah instrumen penilaian.
Atas dasar pertimbangan tersebut, penyusunan Petunjuk

Teknis ini menjadi penting dan strategis dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini secara khusus kepada pembelajaran di satuan pendidikan RAUDHATUL ATHFAL (RA).

B. Tujuan

Penyusunan PETUNJUK TEKNIS (Juknis) ini bertujuan memperlihatkan pedoman operasional kepada para pemangku kepentingan pendidikan madrasah khususnya di satuan pendidikan RAUDHATUL ATHFAL (RA) dalam rangka peningkatan mutu pendidikan khususnya dalam proses penilaian pembelajaran penerima didik sesuai dengan prinsip obyektif, akuntabel, transparan dan sistematis.

C. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 perihal Sistem

Pendidikan Nasional.

2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 perihal Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 perihal Perlindungan Anak;
3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang

Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2013 perihal Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 perihal Standar Nasional Pendidikan;
5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI Nomor 63 Tahun 2009 perihal Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan;
6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 137

Tahun 2014 perihal Standar Nasional Pendidikan Anak Usia

Dini.

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146

Tahun 2014 Tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia

Dini;

8. Keputusan Menteri Agama Nomor 207 Tahun 2014 Tentang

Kurikulum Madrasah;

D. Ruang Lingkup

Ruang lingkup PETUNJUK TEKNIS (Juknis) ini meliputi:

1. Prosedur penilain pembelajaran siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA);

2. Format standar instrumen raport yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan penilaian pembelajaran.

E. Sasaran

1. Guru RA

2. Pengelola RA/Kepala RA

3. Pengawas RA

4. Orang renta siswa

5. Pihak lain yang terkait dengan Pendidikan Anak Usia Dini

F. Pengertian

Dalam PETUNJUK TEKNIS (Juknis) ini, yang dimaksud dengan:

1. Standar Penilaian Pendidikan ialah kriteria mengenai mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil berguru Peserta Didik.
2. Penilaian ialah proses pengukuran terhadap hasil dari kegiatan berguru anak. Penilaian kegiatan berguru di RA memakai pendekatan penilaian autentik. Penilaian autentik merupakan penilaian proses dan hasil berguru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan, dan keterampilan menurut fakta yang sesungguhnya.
3. Pembelajaran ialah proses interaksi antar penerima didik, antara penerima didik dengan pendidik dan sumber berguru pada suatu lingkungan belajar.
4. Kurikulum ialah seperangkat planning dan pengaturan mengenai tujuan, isi dan materi pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai

tujuan pendidikan tertentu.

5. Peserta Didik ialah anggota masyarakat yang berusaha menyebarkan potensi diri melalui proses pembelajaran yang tersedia pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan tertentu.
6. Raudhatul Athfal ialah salah satu bentuk satuan pendidikan anak usia dini pada jalur pendidikan formal yang menyelenggarakan acara pendidikan umum dan pendidikan keagamaan Islam bagi anak berusia empat tahun hingga enam tahun. Penyelenggaraan Pendidikan RA dimaksudkan untuk membantu meletakkan dasar kearah perkembangan sikap, pengetahuan, keterampilan, dan daya cipta yang diharapkan anak didik dalam menyesuaikan dengan lingkungannya dan untuk pertumbuhan dan perkembangan selanjutnya.

BAB II

PROSDUR PENILAIAN PEMBELAJARAN RAUDHATUL ATHFAL (RA)

Dasar pelaksanaan dan mekanisme penilaian mengacu pada Standar PAUD yakni Permendikbud Nomor 137 Tahun 2014 pasal 18 dan Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014. Dalam Standar PAUD dinyatakan bahwa Standar Penilaian merupakan kriteria perihal penilaian proses dan hasil pembelajaran anak dalam rangka pemenuhan standar tingkat pencapaian perkembangan sesuai tingkat usianya. Sejalan dengan itu Pedoman Penilaian lampiran Permendikbud Nomor 146 Tahun 2014 memutuskan bahwa Penilaian proses dan hasil kegiatan berguru PAUD ialah suatu proses mengumpulkan dan mengkaji aneka macam informasi secara sistematis, terukur, berkelanjutan, serta menyeluruh perihal pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu. Penilaian hasil berguru anak mengukur kompetensi dasar di setiap lingkup perkembangan dengan memakai tolok ukur indikator perkembangan per kelompok usia. Program Pengembangan terdiri dari: (1) Nilai Agama dan Moral, (2) Fisik Motorik, (3) Kognitif, (4) Sosial Emosional, (5) Bahasa, dan (6) Seni. Program pengembangan meliputi semua Kompetensi Dasar yang berjumlah
46, dan untuk mengukur capaian perkembangan tersebut memakai indikator perkembangan per kelompok usia.

A. Kewenangan Penilaian

Penilaian Pembelajaran Siswa RAUDHATUL ATHFAL (RA) dilakukan oleh guru-guru yang telah diberikan tanggungjawab dalam forum Raudhtaul Athfal dalam bentuk laporan Raport menurut hasil penilaian yang dilakukan melalui tahapan dan proses penilaian.

B. Prinsip Penilaian

Penilaian hasil berguru pada anak RA menurut pada prinsip- prinsip sebagai berikut :
1. Mendidik

Proses dan hasil penilaian sanggup dijadikan dasar untuk memotivasi, menyebarkan dan membina anak supaya tumbuh dan berkembang secara optimal.
2. Berkesinambungan

Penilaian dilakukan secara terencana, bertahap, dan terus menerus untuk mendapat citra proses pertumbuhan dan perkembangan anak
3. Objektif

Penilaian didasarkan pada mekanisme dan kriteria yang jelas, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai sehingga menggambarkan data atau informasi yang sesungguhnya.
4. Akuntabel

Penilaian dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan kriteria yang terang serta sanggup dipertanggungjawabkan
5. Transparan

Penilaian dilaksanakan sesuai dengan mekanisme dan hasil penilaian sanggup diakses oleh orang renta dan semua pemangku kepentingan yang relevan.
6. Sistematis

Penilaian dilakukan secara teratur dan terpogram sesuai dengan pertumbuhan dna perkembangan anak dengan memakai aneka macam instrumen
7. Menyeluruh

Penilaian meliputi semua aspek pertumbuhan dan perkembangan anak baik sikap, pengetahuan, maupun keterampilan. Penilaian mengakomodasi seluruh keragaman budaya, bahasa, sosial ekonomi, termasuk anak yang berkebutuhan khusus.

8. Bermakna

Hasil penilaian memperlihatkan informasi yang bermanfaat bagi anak, orangtua, guru dan pihak lain yang relevan.

C. Lingkup Penilaian

Lingkup penilaian di RAUDHATUL ATHFAL (RA) meliputi pertumbuhan dan perkembangan anak. Lingkup penilaian pertumbuhan meliputi ukuran fisik diukur dengan satuan panjang dan berat, contohnya berat tubuh, tinggi badan/panjang badan, dan lingkar kepala. Penilaian perkembangan meliputi informasi bertambahnya fungsi psikis dan fisik anak meliputi sensorik (mendengar, melihat, meraba, merasa, dan menghidu), motorik (gerakan motorik berangasan dan halus), kognitif (pengetahuan, kecerdasan), komunikasi (berbicara dan bahasa), serta sikap religius, sosial-emosional dan kreativitas yang dirumuskan dalam kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan.

D. Penilaian Otentik

Penilaian otentik merupakan penilaian proses dan hasil berguru untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi sikap (spiritual dan sosial), pengetahuan dan keterampilan menurut fakta yang sesungguhnya. Penilaian dilakukan secara sistematis, terukur, berkelanjutan, menyeluruh yang meliputi pertumbuhan dan perkembangan yang telah dicapai oleh anak selama kurun waktu tertentu.

E. Proses Penilaian

Penilaian pada Kurikulum 2013 PAUD dilakukan melalui penilaian otentik yang dilakukan melalui beberapa tahap, berikut sketsa tahap penilaian:

Bagan 1.

PERENCANAAN PENILAIAN

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

PROSES PENILAIAN

TEHNIK PENILAIAN
Percakapan, Penugasan, Unjuk Kerja dan Hasil Karya

PENGUMPULAN DATA

Skala Capaian Perkembangan Catatan Anekdot Hasil Karya

PENYIMPANAN DATA

PENGOLAHAN DATA/ANALISIS

KOMPILASI HASIL Mingguan dan Bulanan

KESIMPULAN / HASIL AKHIR

PELAPORAN

Berikut Jabaran dari sketsa tersebut diatas sebagai proses tahapan penilaian di RAUDHATUL ATHFAL (RA) sebagai berikut :
1. Perencanaan Penilaian

Pada RPPH telah ditentukan pula rancangan atau perencanaan penilaian yang akan dilakukan, dimana dalam perencanan tersebut memuat indikator pencapaian perkembangan yang akan dijadikan instrumen penilaian dalam bentuk ceklis. Indikator tersebut disusun dengan mengacu pada materi pembelajaran.

2. Pelaksanaan Pembelajaran

Dalam pelaksanaa pembelajaran, guru sudah menentukan kegiatan main anak sesuai dengan model pembelajaran. Pada dikala kegiatan main itulah guru melaksanakan penilaian terhadap anak. Penilaian terhadap anak tidak saja dilakukan pada dikala kegiatan inti di kelas, tetapi penilaian dilakukan dari dikala anak tiba hingga anak pulang.

3. Proses Penilaian

Dalam proses penilaian, guru harus mengacu pada prinsip prinsip penilaian. Lakukan proses pengamatan pada dikala anak melaksanakan aneka macam kegiatan, guru sanggup mengamati segala hal yang dilakukan anak ataupun diucapkan anak,termasuk ekspresi wajah, gerakan, dan karya anak. Dalam melaksanakan pengamatan, guru perlu melaksanakan pencatatan sebagai bukti sekaligus pengingat terhadap segala hal yang diamatinya.

4. Tehnik Penilaian a. Percakapan
Adalah suatu teknik pengumpulan data yang sanggup dilakukan guru untuk mendapat informasi perihal pengetahuan atau pikiran sehat anak mengenai sesuatu hal

dengan cara melaksanakan percakapan pribadi dengan anak maupun orang tua. Dengan wawancara, guru sanggup menggali lebih jauh kondisi objektif anak dan mendapat informasi mengenai pengetahuan anak terhadap sesuatu hal.

b. Penugasan

Penugasan merupakan cara penilaian berupa derma kiprah harian (daily learning) yang harus dikerjakan anak didik dalam waktu tertentu baik secara perorangan maupun kelompok. Misalnya melaksanakan percobaan dengan menanam tomat, menciptakan aneka macam bentuk dengan materi dasar plastisin.

c. Unjuk Kerja

Unjuk kerja merupakan penilaian yang menuntut penerima didik untuk melaksanakan kiprah dalam perbuatan yang sanggup diamati, contohnya praktek menyanyi, olahraga, menari dan bentuk praktek lainnya.

d. Hasil Karya

Hasil karya anak ialah hasil kerja anak sehabis melaksanakan suatu kegiatan sanggup berupa pekerjaan tangan, karya seni, atau tampilan anak. Misalnya : gambar, lukisan, melipat, hasil guntingan, tulisan/coret-coretan, hasil roncengan, bangunan balok, tari dll. Rambu-rambu menciptakan Catatan Hasil Karya Anak.
1) Tuliskan nama, tanggal hasil karya tersebut dibuat.

Data ini diharapkan untuk melihat perkembangan hasil karya yang dibentuk anak di waktu sebelumnya.
2) Perhatikan apa yang sudah dibentuk oleh anak dengan teliti. Semakin guru melihat dengan rinci maka akan

lebih banyak informasi yang didapatkan guru dari hasil karya anak tersebut.
3) Tanyakan kepada anak apa yang terlihat oleh guru, tidak memakai pikiran atau kesimpulan guru. Misalnya Zaskia menciptakan gambar banyak kepala dengan aneka macam warna. Maka yang dikatakan guru adalah: ”ada banyak gambar yang sudah kau buat, bisa diceritakan gambar apa saja?, warna apa saja yang kau pakai?” dst.
4) Tuliskan semua yang dikatakan oleh anak untuk mengkonfirmasi hasil karya yang dibuatnya supaya tidak salah dikala guru menciptakan interpretasi karya tersebut.
5) Dari hasil catatan guru akan nampak Kompetensi Dasar apa saja yang muncul dari hasil karya anak tersebut.

5. Pengumpulan Data

a. Skala Capaian Perkembangan

Rekomendasi :   Pameran Literasi 2017 Dalam Rangka Hai Tahun 2017 Diresmikan

Menentukan status perkembangan anak pada final periode penilaian. Ada 4 skala yang sanggup digunakan yaitu
:

BB MB

BSH

BSB

1) BB: Belum Berkembang, artinya bila anak melakukannya masih harus dengan bimbingan atau dicontohkan oleh guru
2) MB: Mulai Berkembang, artinya bila anak melakukannya masih harus diingatkan atau dibantu oleh guru.

3) BSH : Berkembang Sesuai Harapan, artinya bila anak sudah sanggup melakukannya secara sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan konsisten tanpa harus diingatkan oleh guru
4) BSB : Berkembang Sangat Baik, artinya bila anak sudah sanggup melakukannya secara sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan sudah sanggup membantu temannya yang belum mencapai kemampuan sesuai dengan indikator yang diharapkan.

Berikut contoh format skala capaian perkembangan yang sanggup digunakan :

Tabel 1

PENILAIAN SKALA CAPAIAN PERKEMBANGAN (Dalam 1 kelas)
RA …………….. SEMESTER II TA 2015/2016

Tema /Sub Tema : Kendaraan/ Mobil Sedan Jumlah anak : 16
Tanggal Penilaian : 10 Maret 2015 Kelompok : B

Aspek Perkemb angan
Indikator perkembangan
Tehnik penilaian

BB

MB

BSH

BSB

PAI

Menghafal surat
Qs.Ad Duha
Unjuk kerja Dzaky, Dika, Rangga, Shiva Dani, Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Batris, Alma, Jundi, Gesang Alia

PAI

Menghafal doa naik kendaraan

Penugasan Dani,
Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan Dzaky, Dika, Rangga, Shiva Batris,
Alma, Jund Alia i

PAI

Menyebutkan Dani,
Hafis, Azka,

rukun Islam

Percakapan Ian,
Zaskia, Zidan Dzaky, Dika, Rangga, Shiva Batris, Alma, Jundi Alia

NAM (Nilai
Agama dan Moral)

Anak sanggup membedakan ciptaan Tuhan dan ciptaan insan

Unjuk kerja Dani, Hafis,
Azka, Ian, Zaskia, Zidan Dzaky, Dika, Rangga, Shiva Batris, Alma, Jundi, Alia

SOSEM

Mengenal sikap baik dan santun
Observasi Dzaky,
Dika, Rangga, Shiva Alia Dani,
Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Batris,
Alma, Jundi, Gesang

KOG Mengenal benda dengan menghubungka n satu benda dengan benda yang lain Hasil Karya Dzaky, Dika, Rangga, Shiva Alia Dani, Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Batris, Alma, Jundi, Gesan g

FM Melakukan
aneka macam gerakan terkoordinasi secara terkontrol, seimbang dan lincah Unjuk kerja Dzaky,
Dika, Rangga, Shiva Alia Dani,
Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Batris,
Alma, Jundi, Gesan g

BHS Berani mengemukakan keinginan / Percakapan Dzaky, Dika, Rangga, Dani, Hafis, Azka, Batris, Alma, Jundi,

14

pendapat Shiva,
Alia Ian,
Zaskia, Zidan, Nana Gesan
g

SOSEM

Menaati hukum kelas (kegiatan aturan)

Observasi Dani,
Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Dzaky,
Dika, Rangg a, Shiva Batris, Alma, Jundi, Gesan g

SOSEM

Berperilaku sabar dalam kendaraan
Observasi Dzaky, Dika, Rangga, Shiva, Alia Dani, Hafis, Azka, Ian, Zaskia, Zidan, Nana Batris, Alma, Jundi, Gesan g

SENI Dapat membuat
aneka macam macam bentuk dari aneka macam macam media Observasi Dzaky,
Dika, Rangga, Shiva, Alia Dani,
Hafis, Azka, Ian, Zidan, Nana Batris,
Alma, Jundi, Gesan g, Zaskia

Kepala RA ……………………… Guru kelas RA ………………….

(……………………………………) (……………………………………..)

b. Catatan Anekdot

Catatan anekdot digunakan untuk mencatat seluruh fakta, menceritakan situasi yang terjadi, apa yang dilakukan dan dikatakan anak. Catatan anekdot sebagai jurnal kegiatan harian mencatat kegiatan anak selama melaksanakan kegiatan setiap harinya. Catatan anekdot memungkinkan untuk mengetahui perkembangan anak yang indikatornya baik tercantum maupun tidak tercantum pada RPPH. Hal-hal pokok yang dicatat dalam catatan anekdot meliputi nama

anak yang dicatat perkembangannya, kegiatan main atau pengalaman berguru yang diikuti anak dan perilaku, termasuk ucapan yang disampaikan anak selama berkegiatan. Catatan anekdot dibentuk dengan menuliskan apa yang dilakukan atau dibicarakan anak secara objektif, akurat, lengkap dan bermakna tanpa penafsiran subjektif dari guru. Akurat (tepat), objektif (apa adanya, tanpa memberi label misalnya: cengeng, malas, nakal), spesifik (khusus/ tertentu), sederhana (tidak bertele-tele), dan catatan guru terkait dengan indikator yang muncul dari sikap anak. Catatan berupa jurnal kegiatan akan lebih baik bila disertai foto kegiatan anak.

Tabel 2

Catatan Anekdot ( dalam 1 kelas ) Tanggal : 10 Maret 2015

Usia dan Kelas : B Nama Guru: ……………….

Nama

Anak

Tempat

Waktu

Peristiwa/ Perilaku
Zaskia Sentra

Persiapan Pk. 09.00 WIB Zaskia menempelkan potonga-potongan kertas kedalam buku gambranya sesuai dengan bentuknya
Gesang Sentra Bahan

Alam Pk. 09.30 WIB Gesang mecampurkan

warna merah dan biru kemudian ia berkata hei teman-teman lihat warnanya menjelma kuning……
Batris Halaman

Sekolah Pk 10.00 WIB Batris membuka bekal

makanan dari tas nya

kemudian membagikan

kepada Fira dan Hanif
Zidan Sentra Main

Peran Pk 09.15 WIB Zidan memotong-motong

sayuran dan kemudian memasukkannya kedalam panci
Alma Sentra

Persiapan Pk 09.30 WIB Alma menggunting kertas

bergambar kepala, tubuh dan kaki. Alma menggunting dengan memakai tiga jari

c. Hasil Karya

Rambu-rambu menciptakan Catatan Hasil Karya Anak.

 Tuliskan nama, tanggal hasil karya tersebut dibuat. Data ini diharapkan untuk melihat perkembangan hasil karya yang dibentuk anak di waktu sebelumnya.
 Perhatikan apa yang sudah dibentuk oleh anak dengan teliti. Semakin guru melihat dengan rinci maka akan lebih banyak informasi yang didapatkan guru dari hasil karya anak tersebut.
 Tanyakan kepada anak apa yang terlihat oleh guru, tidak memakai pikiran atau kesimpulan guru. Misalnya Zaskia menciptakan gambar banyak kepala dengan aneka macam warna. Maka yang dikatakan guru adalah: ”ada banyak gambar yang sudah kau buat, bisa diceritakan gambar apa saja?, warna apa saja yang kau pakai?” dst.
 Tuliskan semua yang dikatakan oleh anak untuk mengkonfirmasi hasil karya yang dibuatnya supaya tidak salah dikala guru menciptakan interpretasi karya tersebut.
a) Dari hasil catatan guru akan nampak Kompetensi Dasar apa saja yang muncul dari hasil karya anak tersebut.

Tabel 3

HASIL KARYA ANAK ( Dalam 1 kelas )

Hasil Karya Anak Hasil Pengamatan

Tanggal : 5 Maret 2015

Nama : Alia

 Menulis nama

 Gambar rumah ting

 Gambar mobil

 Ada matahari bersin

 Ada pohon besar, tumbuhan hias
 Ada kendaraan beroda empat dan pagar

 Ada matahari

Tanggal : 6 April 2016

Nama : Zaskia

Tanggal : 23 April 2015

Nama : Alma

 ada awan

 goresan pena mobilku yang terpisah kepingan hurufnya
 ada pohon tinggi

 kendaraan beroda empat di dalam garasi ( dalam kotak )

 menciptakan topi pantai
 melekat bunga- bunga di topi
 ada pita ditengah

 bunganya ada dua macam warna hijau dan pink

6. Penyimpanan Data / Informasi

Semua data yang telah dikumpulkan guru selama mengamati anak, baik berupa ceklis, catatan anekdot dan dan hasil karya perlu dikumpulkan dalam satu berkas wadah yang ditata rapi. Satu anak mempunyai satu wadah yang telah diberi identitas perihal anak tersebut. Kumpulan data tersebut diurutkan menurut tanggal peristiwa. Semua kumpulan informasi tersebut dinamakan portofolio. Sampul depan berisi foto dan identitas anak, lembar isi berisi foto kegiatan anak, catatan guru perihal kegiatan anak (ditulis dikala mengamati kegiatan anak), dan analisis Kompetensi
Dasar

Portofolio Zaskia

PORTOFOLIO

Zaskia / Kelompok B

RA…… Jl……………………….

7. Pengolahan Data / Analisis

Semua data / informasi perihal anak, yang telah terkumpul dalam portofolio perlu diolah untuk dianalisis. Pengolahan dilakukan secara bersiklus dan dari pengolahan harian dilakukan untuk laporan mingguan, pengolahan mingguan untuk laporan bulanan dan hasil pengolahan laporan bulanan dijadikan contoh untuk melaksanakan penilaian semester.

Langkah-Langkah Mengolah Data :

a. Seluruh catatan skala capaian perkembangan harian menurut indikator dan KD yang sama. Walaupun dalam format ceklis (V) harian indikatornya memuat tema dan materi, untuk dimasukkan kedalam penilaian bulanan cukup melihat indikator dari KD yang tercantum dalam format penilaian perkembangan umum. Apabila dalam indikator yang sama dalam satu KD terdapat perbedaan capaian, maka capaian perkembangan yang tertinggi diajdikan capaian final (Lihat ceklis peranak ).
b. Semua kemampuan anak dianalisis untuk mengetahui capaian kemampuan anak, apakah anak tersebut berada pada kemampuan BB, MB,BSH, atau BSB
c. Untuk memudahkan menentukan kemampuan anak sebaiknya guru merujuk pada rubrik penilaian
d. Kumpulkan semua data anak yang diperoleh melalui ceklis, catatan anekdot, dan hasil karya diolah
e. Melakukan kompilasi data-data informasi yang telah dilakukan menjadi format kompilasi data mingguan, bulanan dan semesteran.
Berikut disajikan tabel hasil analisa/pengolahan data menurut catatan yang telah dilakukan sebelumnya.

Tabel 4

Pengolahan Data Per anak
Format Skala Capaian Perkembangan Harian
SEMESTER II TA 2015/2016

Nama anak : Zaskia Kelompok : B
Minggu : I Bulan : Maret 2016

Aspek
Perkemb
Indikator perkembangan
Tehnik penilaian

Tgl 10

Tgl 12

Tgl 13

Tgl 14
Capaia n Akhir

PAI
Menghafal surat
Qs.Ad Duha Unjuk kerja MB MB BSH BSB BSB

PAI
Menghafal doa naik kendaraan Penugasan MB MB BSH BSB BSB

PAI Menyebutkan rukun Islam Percakapan BSH BSH BSH BSH BSH

NAM Anak dapat
membedakan ciptaan Tuhan dan ciptaan insan Unjuk kerja BSH BSH BSH BSH BSH

SOSEM Mengenal
sikap baik dan
santun Observasi MB MB BSH BSH BSH

KOG Mengenal benda
dengan menghubungkan satu benda dengan benda yang lain Hasil Karya BSH BSH BSB BSB BSB

FM Melakukan
aneka macam gerakan terkoordinasi secara terkontrol, seimbang dan lincah Unjuk kerja BSH BSH BSH BSH BSH

BHS Berani
mengemukakan keinginan / pendapat Percakapan BSH BSH BSH BSH SH

SOSEM Menaati hukum kelas (kegiatan Aturan) Observasi BSH BSH BSB BSB BSH

SOSEM Berperilaku sabar dalam kendaraan Observasi BSH BSH BSH BSH BSH

SENI Dapat menciptakan aneka macam macam bentuk dari aneka macam macam media Observasi BSB BSB BSB BSB BSB

Kepala RA …………………… Guru Kelas RA
……………….

(………………………………..) (…………………………………)

Tabel 5

Pengolahan Data Per anak
Format pengolahan data Anekdot

Nama : Zaskia Kelompok : B
Periode : Bulan Maret Tahun : 2016

Tgl

Peristiwa/ Perilaku

KD dan Indikator Capaian

Perkemba ngan
10

Maret Zaskia menempelkan potonga-potongan
kertas kedalam buku gambranya sesuai dengan bentuknya 3.6-4.6 Mengenal dan menyampaiakan benda-benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur,
fungsi, dan ciri-ciri lainnya) BSH
15

Maret Zaskia bersama teman- temannya menunggu giliran untuk basuh tangan 2.6 Mengatur diri sendiri BSB
20

Maret Zaskia berjalan menuju

ke barisan paling belakang 2.7 Sikap mau

menunggu giliran BSH

dst

Tabel 6

Pengolahan Data Per anak
Format Pengolahan Data Hasil Karya

Nama : Zaskia Kelas : B
Periode : Maret Tahun : 2016

No

Hasil Karya dan Pengamatan

KD dan Indikator Capaian

Perkemba ngan
1.

3.6-4.6

Megenal nama benda

: kendaraan beroda empat menurut ukuran ( kendaraan beroda empat besar, panjang ) BSH
3.8-4.8

Mengenal lingkungan alam ada pohon BSH
3.15-4.15

Menampilkan hasil karya seni dalam bentuk gambar BSH
2. Dst

Tabel 7
Format Kompilasi data
Kompilasi Data Mingguan

Nama : Zaskia Kelompok : B
Minggu : I Tahun : 2016

Program

Pengemba ngan Kompetensi dan

Indikator Cheklist Catatan

Anekdot Hasil

Karya Capaian

Akhir

PAI Menghafal surat

Qs.Ad Duha BSB – – BSB

PAI Menghafal doa naik kendaraan BSB – – BSB

PAI
Menyebutkan rukun

Islam BSH – – BSH
NAM 1.1. Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaan-
Nya BSH BSH – BSH
1.2. Menghargai diri sendiri, orang
lain, dan
lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan BSH BSH – BSH
3.1 Mengenal kegiatan beribadah

sehari-hari BSH BSH BSH BSH
KOG 3.6-4.6
Mengenal dan memberikan benda-benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi, BSH BSH BSH BSH

dan ciri-ciri
lainnya )
FM 3.4-4.4
Mengetahui dan bisa menolong diri sendiri untuk hidup sehat BSB BSH BSB
BAHASA 3.10-4.10
Menceritakan
kembali apa yang didengar dengan kosa kata yang lebih banyak BSH BSB BSH BSB
SOSEM 2.1. Memiliki
sikap yang mencerminkan sikap taat terhadap hukum sehari-hari
untuk melatih kedisiplinan BSH BSH BSH
SENI 3.15-4.15

Rekomendasi :   Download Soal Siap Uts Sejarah Kelas Xii Sma Semester 1 Terbaru

Menunjukkan karya dan kegiatan seni dengan memakai aneka macam media BSH BSH BSH BSH

Kepala RA ………………………. Guru Kelas ………………..

(…………………………………) (……………………………..)

Keterangan :

Dari kompilasi Data Mingguan (Minggu 1, 2, 3 dan 4) , maka akan diolah dan direkap menjadi Kompilasi Data Bulanan.

Tabel 8
KOMPILASI DATA BULANAN
RA …………………..SM II – TA. 2015 – 2016

Nama : Zaskia Kelompok : B
Periode : Bulan Maret Tahun : 2016

Program

Pengem bangan KD dan Indikator Minggu

1 Minggu

2 Minggu

3 Hasil

Akhir
Nilai Agama dan Moral 1.2

3.2-4.2 Menghargai diri, orang lain, & lingkungan sekitar sebagai rasa
syukur Tuhan

Mengenal dan menunjkkan sikap baik sebagai cerminan akhlaq mulia BSH

3.3-4.3 Memiliki sikap yang mencerminkan hidup sehat

Mengenal dan memakai anggota tubuh untuk mengembangk an motorik berangasan dan halus BSH

Kognitif 2.2 Memiliki
sikap yang mencerminkan sikap ingin tahu BSH BSH BSB BSB

3.5
Mengenal dan menyampaika n perihal apa dan bagaimana benda-benda disekitar yang dikenalnya ( nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara,
tekstur, fungsi dan ciri-ciri
lainnya ) melalui aneka macam hasil karya

Mengetahui cara memecahkan persoalan sehari-hari dan berperilaku kreatif

3.12.4.12 Memahami dan
memperlihatkan kemampuan berbahasa reseptif

Mengenal keaksaraan awal melalui bermain BSH

oSEm 2.2 Memiliki
sikap yang mencerminkan sikap taat terhadap hukum sehari- hari untuk melatih BSB BSB BSB BSB

.5 kedisiplinan

Memiliki sikap yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu giliran, mau mendengar ketika orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan

Memiliki sikap yang mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain

Memiliki sikap yang sanggup menye- suaikan diri

BSB
Seni 3.15.4.15 Menunjukkan
karya dan kegiatan seni dengan memakai berbagai
media BSB BSB BSB BSB

Kepala RA …………………. Guru Kelas …………….

(………………………………) (………………………….)

8. Kesimpulan / Hasil Akhir

Setelah semua data dianalisis langkah selanjutnya ialah semua data dimasukkan ke dalam format penilaian perkembangan anak. Format perkembangan digunakan untuk mencatat perkembangan bulanan, juga digunakan untuk mencatat perkembangan anak selama satu semester. Untuk mengisi kolom penilaian bulanan dan hasil final semester, guru perlu memperhatikan hal-hal sebagai berikut :
1. Semua data yang diolah dijadikan materi analisis

2. Apabila memakai guru pusat yang berarti guru sebagai tim, penilaian dilakukan secara bersama oleh semua guru yang menangani anak, sedangkan pengisian dilakukan oleh wali kelas
3. Data capaian perkembangan anak niscaya cukup banyak sehingga dalam satu indikator bisa muncul data berulang- ulang dengan tingkat pencapaian yang berbeda. Untuk menentukan pengisian pada kolom capaian perkembangan, gunakan capaian terbaik dengan pengertian kemampuan anak berkembang tersebut.

9. Pelaporan

Pelaporan hasil penilaian sanggup dilaporkan secara mingguan, bulanan, triwulan dan semesteran, tergantung dari kemampuan forum RA dalam melaksanakan pelaporan penilaian kepada orang renta murid. Akan lebih manis bila orang renta sanggup mengetahui perkembangan anak dari laporan mingguan, bulanan dan semesteran secara rutin supaya orang renta juga sanggup memantau perkembangan anak secara runtut.

a. Etika Pelaporan

 Pelaporan ialah kegiatan mengomunikasikan hasil penilaian perihal tingkat pencapaian perkembangan. Pelaporan berupa

deskripsi pertumbuhan fisik dan perkembangan kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan anak.
 Laporan perkembangan anak didik dibentuk secara tertulis oleh guru. Penyampaian laporan dilakukan secara tatap muka sehingga dimungkinkan adanya kekerabatan dan informasi timbal balik antara pihak forum dengan orang tua. Dalam pelaksanaan kegiatan ini hendaknya kerahasiaan data atau informasi dijaga, artinya bahwa data atau informasi perihal anak didik hanya diinformasikan dan dibicarakan dengan orang renta anak didik yang bersangkutan atau tenaga hebat dalam rangka bimbingan selanjutnya. Para orang renta ingin tahu perihal kondisi perkembangan anaknya tetapi juga mempunyai keterbatasan waktu, alasannya ialah itu dikala bertemu lebih difokuskan pada hal-hal berikut:
 Keadaan anak waktu berguru secara fisik, sosial, dan emosional.
 Partisipasi anak dalam mengikuti kegiatan di forum RA.

 Kemampuan/kompetensi yang sudah dan belum dikuasai anak.
 Hal-hal yang harus dilakukan orang renta untuk membantu dan menyebarkan anak lebih lanjut.

b. Jenis Pelaporan

Pelaporan hasil perkembangan anak sanggup dibedakan menjadi laporan insidental dan laporan berkala.
1. Pelaporan bersiklus diadaptasi dengan jadwal kalender akademik yang ditetapkan satuan RA
2. Pelaporan secara insidental disampaikan apabila ada hal-hal yang terkait dengan perkembangan anak yang dianggap penting untuk segera dibicarakan bersama dengan orang tua. Laporan insidental sanggup disampaikan secara verbal atau dicatat dalam buku penghubung.

c. Waktu pelaporan

Pemberian laporan sanggup dilakukan dalam jangka waktu tertentu menyerupai laporan mingguan, bulanan, triwulan dan semesteran.

d. Bentuk Pelaporan Semester

1. Laporan semester disampaikan dalam bentuk narasi, hasil rangkuman perkembangan anak didik sebagai dampak dari proses berguru selama satu semester.
2. Dalam menyusun ulasan (deskripsi) ditulis dengan kalimat yang efektif/ tidak terlalu rumit dan obyektif sehingga tidak menjadikan persepsi yang salah bagi orang renta atau bagi yang berkepentingan terhadap Laporan Perkembangan Anak Didik.
3. Laporan yang ditulis guru hendaklah dalam kalimat positif, jelas, gampang dipahami, serta memakai tata bahasa dan ejaan yang benar.

Tatacara penulisan laporan sebagai berikut:

1. Menggunakan bahasa yang gampang dipahami, dengan kalimat positif, santun dan gunakan kalimat thoyibah sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah
2. Memberikan informasi perihal tingkat pencapaian dan perkembangan hasil berguru anak secara konkret (bersumber pada data otentik, tidak mengada-ada).
3. Isi laporan menggambarkan kemajuan perkembangan anak yang telah mencapai BSH dan BSB di setiap indikator pada kompetensi dasar acara pengembangan
4. Memberikan rekomendasi yang sanggup dilakukan orang renta untuk menyebarkan kemampuan anak yang indikator perkembangannya masih dalam BB dan MB.

5. Laporan bersifat personal (individual) yang menggambarkan sikap khusus anak di kelas.

Berikut sanggup disajikan format laporan perkembangan (rapor) siswa

Tabel 9

LAPORAN PERKEMBANGAN ANAK Tahun Pelajaran : 2015-2016

Nama Anak Didik : Zaskia Nara Darmawan

Semester : II ( Dua ) Usia : 7 Tahun

PERKEMBANGAN NILAI MORAL DAN AGAMA

لِ دمحلا Ananda Zaskia anak yang membanggakan terlihat dari banyaknya capaian perkembangan yang mencapai sesuai cita-cita dan sangat baik. Beberapa perkembangan yang dicapai antara lain:
• Dapat membedakan Benda-benda ciptaan Tuhan dan Benda-benda buatan manusia. Hal ini nampak dikala ia menyampaikan gunung, maritim dan langit ciptaan Tuhan, sedangkan Mobil, meja, dingklik buatan manusia.
• Dalam kegiatan PAI seperti: IQRO’, hafalan doa sehari-hari, hadits dan surat-surat pendek sudah lancar
• Ia sanggup melaksanakan gerakan sholat, menyebutkan hal-hal yang membatalkan sholat.
• Memiliki sikap yang mencerminkan sikap tanggung jawab yang ditunjukkan dengan mau merapikan kembali benda-benda/alat-alat permainan yang dipakainya dan selalu menuntaskan tugasnya sendiri sempurna waktu.
• Dst

PERKEMBANGAN MOTORIK

لِ دمحلا Capaian perkembangan yang sesuai cita-cita dan sangat baik adalah:
• Ananda mempunyai sikap yang mencerminkan hidup sehat, ini terlihat ananda bisa mencuci tangan dengan benar dan mau makan dengan sayur.
• Ananda sanggup bergerak dengan lincah dan luwes dalam setiap kegiatan menyerupai senam dengan irama musik, melompat, menangkap dan melempar bola.
• Sudah sanggup berdiri diatas kaki sendiri dalam melaksanakan toilet training

. Perkembangan yang perlu mendapat perhatian khusus dikarenakan mulai berkembang yaitu : Dalam kegiatan melompat dengan ketinggian
30-50cm, mohon untuk dimotivasi dan dilatih supaya mempunyai keberanian.
PERKEMBANGAN KOGNITIF
لِ دمحلا Capaian perkembangan yang sesuai cita-cita dan sangat baik

adalah:

• Mampu mengurutkan lima seriasi menurut warna.

• Dapat mengenal perbedaan menurut ukuran: lebih dari, kurang dari, dan paling banyak/sedikit.
Mengenal konsep bilangan, latihan penjumlahan dan pengurangan sederhana sudah bagus

PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL

لِ دمحلا Ananda memperlihatkan perkembangan yang mengembirakan dalam sikap yang mencerminkan sikap sabar yakni sabar mendengarkan ketika orang lain berbicara , mengantri sesuai urutan dan menunggu giliran, serta keberanian mengemukakan keinginan dan berani tampil didepan teman.

Ananda perlu perhatian, dalam sosialisasi bermain dengan teman.

35

PERKEMBANGAN BAHASA

لِ دمحلا Capaian perkembangan yang sesuai cita-cita dan sangat baik adalah:
• Ananda sanggup menceritakan kembali pengalaman yang dilakukan

• Mampu menyebutkan kata-kata yang mempunyai bunyi/huruf awal yang sama
• Mengekspresikan perasaan dan keinginannya melalui bahasa lisan

PERKEMBANGAN SENI

لِ دمحلا Capaian perkembangan yang sesuai cita-cita dan sangat baik adalah:
• Memiliki sikap sikap estetis, contohnya Ananda selalu menjaga kerapian dan kebersihan diri.
• Mampu menampilkan hasil karya seni baik, dalam aneka macam bentuk contohnya melipat dan meronce.
• Mampu berekspresi dalam menyanyi dan menari
Kehadiran :

• Sakit : 3

• Izin : 1

……………….., Juni 2016

Kepala RA …………………….. Guru Kelas

(…………………………………) (……………………………….)

KOMENTAR ORANG TUA :

………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………….

………………………………………………………………………………………………….

…………………………………………………………………………………………………

…………….., …….Juni 2016

………………………………

BAB III PENUTUP

Kemampuan berguru anak di forum pendidikan, khususnya di RA perlu ketahui dengan seksama melalui penilaian yang efektif. Penilaian yang efektif ialah penilaian yang berlangsung terus- menerus dan dilakukan secara komprehensif. Hal ini sesuai dengan perkembangan anak yang bersifat dinamis dan terus mengalami proses. Untuk selanjutnya hasil dari penilaian menjadi referensi dalam melaksanakan perencanaan pembelajaran selanjutnya. Dengan demikian pembelajaran menjadi suatu siklus antara penilaian, perencanaan, dan pelaksanaan yang berlangsung secara terus-menerus. Guru RA yang memahami perkembangan anak menjadi syarat mutlak supaya guru sanggup melaksanakan penilaian dengan baik. Kerjasama antar guru serta orangtua akan memperlihatkan citra yang utuh terhadap anak dalam pengumpulan aneka macam bukti perihal perkembangan anak. Anak yang berkembang secara optimal akan menjadi anak yang berpotensi untuk menjadi anak yang matang dalam setiap tahap dan aspek perkembangannya. Dengan demikian diharapkan bahwa anak sanggup memasuki tingkat pendidikan selanjutnya sesuai dengan kematangan usia dan kemampuannya, menjadi anak yang kompeten dan berkepribadian.
Semoga pedoman ini sanggup bermanfaat dan diimplementasikan oleh guru RA di dalam melaksanakan penilaian pembelajaran anak didik mulai dari penilaian harian, mingguan, bulanan hingga kesannya menciptakan laporan perkembangan anak didik ke orang renta dalam bentuk rapor.

DIREKTUR JENDERAL

KAMARUDDIN AMIN

Lampiran 1

DATA PERKEMBANGAN JASMANI DAN KESEHATAN ANAK SEMESTER : …….TH AJARAN…….
Hari/ Tanggal………………………….

Nama Anak : BB : Tangal Lahir : TB :

NO Masa Pelaporan dan

Penilaian

Keadaan

Jasmani dan Kesehatan

Anak

B

C

K
1. Mata / Penglihatan
2. Hidung / Penciuman
3. Telingan / Pendengaran
4. Mulut / Tanpa Haltosis
5. Gigi / Gerigi
6. Anggota tubuh
7. Kulit
8. Berat Badan
9. Tinggi Badan
10. Penyakit/kecelakaan yang diderita selama

masa pelaporan dan usang sakit
11. Tenggorokan
12. Paru-paru

Keterangan

B = Baik, C = Cukup, K = Kurang

PEMERIKSAAN KESEHATAN GIGI

V IV III II I I II III IV V V IV III II I I II III IV V

Catatan Kesehatan Umum

Catatan Kesehatan Gigi

Dokter Anak Dokter Gigi

………………….. ………………….

Mengetahui Kepala RA……….

……………………………………..

Lampiran 2

LAPORAN PROGRAM PENGEMBANGAN MINAT DAN BAKAT ( EKSTRA KURIKULER )
SEMESTER ……. TAHUN AJARAN……………………

Nama Anak : Usia : Kelompok :

No Nama Extra Kurikuler Hasil Keterangan
B C K
1. MENARI
2. MELUKIS
3. BERENANG
4. DRUM BAND
5. GAMELAN
6. MEMBATIK
7. IQRO
8. MUSIK

CATATAN :

Kepala RA……………. Guru RA……………………

…………………………… …………………………………

Demikian goresan pena perihal

Download Petunjuk Teknis (Juknis) Penilaian Pembelajaran Siswa di Raudhatul Athfal (RA) Terbaru 2016 Berdasarkan Keputusan Dirjen Pendis Nomor 5611 Tahun 2016 .

Semoga bermanfaat dan salam sukses selalu!
Sumber http://www.informasiguru.com/