Home guru Kekurangan Guru 733 Ribu, Tahun 2018 Kemdikbud Rekrut 100 Ribu Guru CPNS...

Kekurangan Guru 733 Ribu, Tahun 2018 Kemdikbud Rekrut 100 Ribu Guru CPNS TK, SD, SMP dan SMA

20
0

Ilerning.com – Penantian para guru honorer maupun masyarakat yang ingin menjadi guru akhirnya mendapatkan titik terang. Setelah beberapa tahun Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) tidak melakukan rekrutmen CPNS Guru, akhirnya ada sinyal baik bagi masyarakat yang ingin mengabdikan diri sebagai pendidik.
Guru yang telah pensiun sebanyak 62 ribu orang dan ini akan terus bertambah, bahkan akan terjadi masa pensiun guru besar-besaran sekitar tahun 2021 – 2025. Hal ini sebenarnya sudah terdeteksi dengan adanya sekolah Negeri yang lebih dominan jumlah guru honorer dibandingkan dengan guru PNS.
Seperti dilansir jpnn.com, tahun ini Kemdikbud akan merekrut sebanyak 100 ribu guru CPNS. Menurut Plt Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hamid Muhammad, jumlah itu sesuai hasil diskusi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
“Dari hasil pembahasan dengan KemenPAN-RB, jumlah guru yang bisa kami rekrut adalah 1,5 kali jumlah guru pensiun. Guru PNS yang pensiun ada 62 ribu orang. Jadi, yang bisa direkrut sekitar seratus ribu orang,” jelas Plt Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hamid Muhammad, Kamis (8/3).
Berdasar data Direktorat Jenderal GTK, kekurangan guru di Indonesia mencapai 733 ribu orang. Kekurangan guru itulah yang diselesaikan bertahap oleh Kemendikbud.
Hamid mengatakan, seratus ribu guru CPNS itu akan disebar di TK, SD, SMP, dan SMA. Akan tetapi, Hamid belum bisa memastikan apakah seratus ribu itu sudah finalisasi atau tidak. Pasalnya, formasi penetapan CPNS 2018 baru ditetapkan pada Mei.
“Kami berharap kuota seratus ribu itu tidak dikurangi. Sebab, jumlah guru di tanah air sudah banyak berkurang dan ini membahayakan jalannya operasional pendidikan,” kata Hamid.
Dalam perekrutan 100 ribu guru CPNS nanti pemerintah tetap akan memberlakukan sistem tes. Lalu bagaimana dengan guru honorer K1 dan K2 yang selama ini menuntut untuk diangkat sebagai CPNS?
Guru honorer tetap harus mengikuti Tes Kompetensi Dasar (TKD) maupun administrasi sesuai Undang-Undang Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Enggak boleh jadi CPNS kalau enggak pakai tes. Mau K1 atau K2 wajib ikut tes,” ujar Hamid,
Dia mengakui, banyak guru honorer K1 maupun K2 yang tidak mau mengikuti tes. Meski begitu, Kemendikbud tetap akan berpegang pada aturan yang berlaku.
“Kalau alasannya sudah pernah tes dan gagal, ya, ikut lagi tes sampai gol,” ucap Hamid.
Mengenai janji Wakil Presiden Jusuf Kalla untuk mengangkat guru honorer menjadi CPNS, menurut Hamid, tetap harus sesuai UU ASN. Dia menegaskan, pemerintah tidak mungkin mengangkat guru honorer dengan melabrak aturan.
Jadi bagi para guru honorer K1 dan K2 maupun masyarakat yang akan mengikuti Seleksi 100 ribu Guru CPNS yang dicanangkan oleh Kemdikbud harus sudah mulai belajar materi-materi tes CPNS.


Sumber http://www.mardiyas.com/

Rekomendasi :   Pemerintah Tempat Naikkan Honor Guru Honorer