Home kelas 5 Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 Halaman 94, 97, 98,...

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 Halaman 94, 97, 98, 99, 102, 103, 104

103
0
Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 94, 97, 98, 99, 102, 103, 104


Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Halaman 94, 97, 98, 99, 102, 103, 104
Pada Tema 6 Subtema 2, yang dipelajari adalah temanya tentang Perpindahan Kalor di Sekitar Kita.
Pada Subtema 2 ini terdiri dari 6 kegiatan pembelajaran yang harus
diselesaikan oleh siswa secara individu dengan tepat. Dengan itu kami
menyajikan alternatif Kunci Jawaban Buku Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 lengkap sebagai sumber media belajar siswa. 



Buku Siswa ini
digunakan sebagai referensi media belajar untuk kelas 5 SD/MI, buku ini
merupakan buku Tematik Kurikulum 2013 Edisi Revisi Terbaru.

Dalam Tema 6 Subtema 2 terdapat beberapa latihan
soal yang
harus
dikerjakan siswa, pada kesempatan kali ini admin akan berbagi Kunci
Jawaban Tematik Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3. Untuk membantu
menemukan jawaban yang tepat berikut
kami bagikan alternatif jawaban lengkap pembelajaran 3 halaman 94-104

Kunci Jawaban Kelas 5 Tema 6 Subtema 2 Pembelajaran 3 Halaman 94-104

Ayo Mengamati

Perhatikanlah gambar di atas dengan saksama!  Gambar tersebut menunjukkan kegiatan nelayan setelah pulang dari melaut. Mereka biasanya pergi secara berkelompok pada malam hari dan pulang keesokan paginya. Mengapa demikian? Ingatkah kamu bahwa mereka menerapkan prinsip perpindahan panas secara konveksi? Bagaimana peristiwa konveksi tersebut membantu para nelayan untuk berlayar pada malam hari dan pulang pada pagi hari?  Apakah yang terjadi jika mereka pergi dengan cara sebaliknya?

Ayo Membaca
Kamu tentu tahu bahwa manusia, memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup manusia berupa kebutuhan pokok, kebutuhan sekunder, dan kebutuhan tersier. Setiap kali manusia melakukan kegiatan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, selalu memberikan pengaruh kepada lingkungannya, baik lingkungan alam, maupun lingkungan ekonomi, sosial, dan budaya.
 
Bacalah artikel berikut untuk memahami salah satu sisi kehidupan nelayan dalam membangun kesejahteraan hidupnya.

Kehidupan Nelayan Pemburu Paus

Desa
Lamalera, Kecamatan Wulandoni, Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur,
merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut
sebagai ladang kehidupan mereka. Laut adalah ibu yang memberikan
kehidupan sejak zaman nenek moyang mereka.  Dari hasil laut, masyarakat
di desa ini telah berhasil mengirimkan anak-anak mereka untuk bersekolah
dan pada akhirnya bekerja.

Masyarakat nelayan di desa Lamalera,
memiliki tradisi berburu paus yang telah diturunkan bertahun-tahun oleh
nenek moyang mereka.  Tidak sembarang paus yang mereka buru, hanya paus
yang sudah tua saja yang mereka buru. Jika mereka menemukan paus muda,
masyarakat nelayan di desa ini akan mengembalikannya ke laut lepas.
Mereka pun bersepakat secara adat bahwa dalam setahun, tidak boleh lebih
dari 15 paus yang mereka buru. Dengan demikian, mereka tetap menjaga
agar paus tidak punah.

Untuk berburu paus, para nelayan
melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit. Ada beberapa
orang yang senantiasa berada di bukit itu untuk memantau, sambil
melakukan kegiatan lainnya seperti memperbaiki jala, menganyam atap
perahu dari daun lontar, memasak, atau membaca buku.  Jika mereka
melihat paus, mereka akan berteriak “baleo” yang berarti paus.  Teriakan
itu, membuat para nelayan yang berada di bibir pantai segera bersiap
melaut.  Mereka akan mengirimkan sebuah perahu untuk mengamati jenis dan
umur paus. Jika mereka melihat paus itu layak ditangkap, mereka akan
akan memanggil perahu-perahu lain untuk mendekat.

Daging dan
minyak paus yang berhasil ditangkap kemudian akan dibagi ke seluruh
warga desa. Pembagian diutamakan bagi janda dan yatim piatu, baru
kemudian kepada penangkap paus, pemilik perahu, lalu kepada masyarakat
lainnya. Daging dan ikan paus ini dapat ditukar dengan jagung,
umbi-umbian, buah-buahan,  dan sayuran dari masyarakat pegunungan. 
Kegiatan barter ini dilakukan di Pasar Wulandoni, sekitar 3 km dari
Lamalera.

(penulis : Kornelis Kewa Ama, Kompas, 4 maret 2017, dengan penyesuaian) 

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 94

Ayo Menulis
Bacaan di atas merupakan salah satu teks penjelasan yang dimuat pada sebuah surat kabar. Surat kabar merupakan salah satu jenis media cetak yang paling banyak digunakan masyarakat. Surat kabar atau koran merupakan salah satu media cetak yang dapat memberikan berbagai macam informasi.

Untuk memahami sebuha teks penjelasan pada bacaan di atas, kamu perlu mengetahui pokok pikiran di setiap paragrafnya. Temukanlah pokok-pokok pikiran dalam setiap paragraf dengan melakukan kegiatan berikut ini.

1. Siapkan sejumlah kartu atau kartu pokok pikiran seperti contoh di bawah ini sesuai dengan jumlah paragraf pada bacaan di atas.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 94

2. Bacalah kembali bacaan tersebut dan temukan pokok pikiran di setiap paragrafnya.

3. Tuliskanlah pokok pikiran tersebut pada kartu yang telah kamu siapkan.

Alternatif Jawaban :

Paragraf 1 :
Desa Lamalera merupakan salah satu desa nelayan tradisional yang menjadikan laut sebagai ladang kehidupan.

Paragraf 2 :
Mereka menjaga agar paus tidak punah

Paragraf 3 :
Nelayan melakukan pemantauan dari bibir pantai dan dari atas bukit

Paragraf 4 :
Daging dan minyak dibagikan ke seluruh warga desa

4. Diskusikanlah pokok pikiran dengan teman-teman di dalam kelompokmu.  Berikan komentar dan saran yang membangun untuk setiap pokok pikiran yang dibuat temanmu. 

5. Kelompokan pokok pikiran yang sama pada setiap paragraf.

6. Ambillah sebuah karton, lalu tuliskan di bagian paling atas judul bacaan.

7. Buatlah garis-garis penghubung sesuai jumlah paragraf yang ada.

8. Tempelkan semua pokok pikiran yang dibuat teman sekelompokmu sesuai paragrafnya.

9. Buatlah sebuah paragraf untuk membuat kesimpulan terhadap bacaan tersebut.

10. Presentasikanlah hasil analisis bacaanmu di depan kelas.

Ayo Membaca
Luasnya lautan dan samudra yang mengelilingi wilayah Indonesia, memengaruhi kehidupan sosial, budaya, dan ekonomi  masyarakat nelayan setempat.  Interaksi masyarakat nelayan dengan lingkungannya sangatlah erat. Keterikatan antara masyarakat nelayan dengan lingkungannya terwujud salah satunya melalui kegiatan upacara tradisi nelayan. Setiap masyarakat nelayan di Indonesia memiliki kegiatan yang berbeda sebagai bagian dari upacara tradisi. Salah satunya adalah masyarakat nelayan Pantai Malo, Kokorotan, Sumatra Utara.

Bacalah artikel berikut ini dengan saksama.

Festival Mane’e, Tradisi Nelayan di Pantai Malo

Festival
Mane’e, merupakan tradisi adat untuk penangkapan ikan.  Tradisi ini
dilakukan oleh masyarakat Pantai Malo, Kokorotan, Sulawesi Utara. 
Ritual ini biasa disebut dengan ritual menangkap ikan dengan doa-doa
dalam bahasa adat kuno. Mereka berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar
nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak, dan mendapatkan perlindungan
agar terhindar dari bahaya. 

Penangkapan ikan dimulai dengan
berkumpulnya para pe muka adat bersama per wakilan pemerintah setempat.
Mereka ber musyawarah untuk menentu kan tanggal yang tepat untuk
melakukan ritual mane’e. Selanjutnya, para pemuka adat ini akan
memanjatkan doa-doa dalam bahasa adat kuno. Sementara, masyarakat
lainnya mengumpulkan tali dan janur (daun kelapa yang masih muda) untuk
dibuat jaring yang disebut dengan sammy.

Tibalah hari yang
ditentukan untuk melaksanakan ritual mane’e. Para pemuka adat dan
pemerintah setempat, membawa sammy ke Pantai Malo. Beramai-ramai mereka
menariknya sepanjang mungkin ke arah laut hingga membentuk sebuah kolam.
Ketika ikan-ikan telah banyak terperangkap ke dalam sammy, masyarakat
pun mulai menangkapnya. Hasil tangkapan ikan ini akan disantap bersama
dalam pesta rakyat yang digelar saat itu. Ada hal yang menarik sepanjang
ritual hingga pesta rakyat ini, yaitu masyarakat dilarang mengenakan
pakaian berwarna merah sebagai pantangan. 

Ritual seperti ini
masih dilaksanakan hingga kini.  Masyarakat meyakini ritual ini sebagai
ucapan syukur dan permohonan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.
Selain itu, kegiatan ini mengandung nilai-nilai kebersamaan antar
anggota masyarakat dan kepedulian untuk memelihara laut sebagai sumber
kehidupan masyarakat. Nilai-nilai kerja sama, persatuan dan kesatuan
pun, sangat bisa dirasakan sepanjang persiapan hingga dilaksanakannya
ritual ini.

Sumber artikel : Berani, Weekly newspaper, No 15, 2015, dengan penyesuaian

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 97-98

Berdasarkan bacaan di atas, jawablah beberapa pertanyaan berikut ini!
1. Apakah tujuan dilaksanakannya Festival Mane’e tersebut?

Agar nelayan mendapatkan tangkapan yang banyak dan mendapatkan perlindungan agar terhindar dari bahaya

2. Siapa yang berperan penting dalam upacara tersebut?

Pemuka adat beserta masyarakat setempat

3. Menurutmu, apa manfaat kegiatan upacara tradisi nelayan terhadap kesejahteraan nelayan dan
kehidupan masyarakat nelayan setempat?

Sangat bermanfaat dengan kegiatan tersebut, dengan begitu masyarakat
setempat dapat memperoleh tangkapan ikan secara lebih mudah dan pastinya
mendapat penghasilan lebih banyak.

4. Adakah hal menarik yang kamu dapatkan dari kegiatan upacara nelayan tersebut?

Masyarakat dilarang mengenakan pakaian berwarna merah sebagai pantangan

5. Adakah kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat nelayan yang berada paling dekat dari
tempat tinggalmu? Jika ada, ceritakanlah!

Adanya tradisi nadranan / sedekah laut bagi nelayan, nadran dilaksanakan sebagai rasa syukur atas hasil yang diperoleh
nelayan menangkap ikan di laut. “Nelayan juga berdoa agar hasilnya dalam
menangkap ikan akan selalu melimpah dan diberi keselamatan ketika
bekerja

Ayo Mengamati
Kegiatan nelayan di pantai dan laut tidak hanya untuk pembangunan ekonomi, tetapi juga untuk membangun kehidupan sosial budaya masyarakat. Kegiatan ini dilakukan untuk meneruskan budaya kehidupan masyarakat nelayan yang telah dilakukan bertahun-tahun. Kegiatan masyarakat nelayan di satu tempat dan tempat lain tidaklah sama. Hal ini dipengaruhi juga oleh kehidupan sosial masyarakatnya.

Kehidupan masyarakat di sekitarmu mungkin juga memiliki keunikan sendiri.  Oleh karenanya, lakukanlah kegiatan pengamatan sebagai berikut:

  1. Bekerjalah bersama dengan temanmu yang tinggal di daerah yang sama atau berdekatan.
  2. Amatilah kehidupan masyarakat di sekitar tempat tinggalmu.
  3. Identifikasi kegiatan masyarakat untuk membangun ekonominya, misalnya ada yang berdagang, bertani atau menangkap ikan.
  4. Identifikasi kegiatan kemasyarakatan yang terjadi di daerah tempat tinggalmu. Misalnya, kegiatan bersama yang dilakukan anggota masyarakat.
  5. Tuliskanlah hasil pengamatanmu ke dalam bentuk laporan singkat dengan menggunakan format “Laporan Hasil Pengamatan” seperti contoh di bawah ini!

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 99

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 99

Laporan Hasil Pengamatan

Tempat pengamatan : Tema 6
Desa/Kelurahan : Tinggi
Kecamatan : Putih
Kabupaten : Biru

Hal yang diamati

Interaksi manusia dengan lingkungan sosialnyaMasyarakat
yang ada di daerah tersebut hidup saling tolong menolong, masih ada
semangat gotong royong, dan bila menemukan permasalahan yang menimpa
masyarakat daerah tersebut, maka yang diutamakan adalah musyawarah untuk
mufakat dalam menyelesaikan permasalahan.

Upaya manusia dalam berperan serta membangun perekonomian
Masyarakat
yang ada di daerah tersebut bekerja dengan sungguh-sungguh dalam
menjalankan profesi/pekerjaan mereka. Ada yang menjadi petani, ada yang
menjadi pegawai, baik pegawai negeri maupun pegawai swasta, ada yang
berwirausaha dengan berdagang atau menjual jasa/keterampilan. Ada yang
menjadi buruh. Semua masyarakat di daerah tersebut bekerja dengan
memanfaatkan potensi yang ada di daerah tersebut.

Kesimpulan apa yang kamu dapatkan dari kegiatan ini? Tuliskanlah kesimpulanmu di bawah ini!

Kesimpulan :Interaksi dengan lingkungan sosial (manusia dengan
manusia) akan berjalan baik bila ada keseimbangan antara hak dan
kewajiban. Setiap manusia punya hak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,
namun demikian hak tersebut juga menjadi terbatasi dengan hak yang sama
dari manusia yang lain. Oleh karena itu agar tidak terjadi berbenturan
hak yang sama dengan yang lain, maka dimunculkan kewajiban yang harus
juga dilakukan oleh semua individu dengan memanfaatkan potensi-potensi
yang ada dalam usaha pemenuhan kebutuhan hidupnya, sehingga terjadi
keselarasan.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 subtema 2 pembelajaran 3

Ayo Membaca

Kewajiban Warga Negara Indonesia
Setiap
warga negara di Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang tidak
terpisahkan  Ada hak, maka di sana juga ada kewajiban.  Sebagai warga
Negara Republik Indonesia, hak dan kewajiban warga negaranya diatur di
dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.  Yang
termasuk dalam hak warga negara Indonesia sesuai dengan Undang-Undang
Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 (UUD 1945) antara lain adalah
sebagai berikut.

  1. Setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum dan di dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1).
  2. Setiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak (Pasal 27 ayat 2).
  3. Setiap warga negara berhak dalam usaha pembelaan negara (Pasal 30 ayat 1).
  4. Setiap warga Negara berhak untuk berserikat dan berkumpul dan mengeluarkan pendapatnya (Pasal 28).
  5. Setiap
    warga negara bebas untuk memilih, memeluk dan menjalankan agama dan
    kepercayaan masing-masing yang dipercayai (Pasal 29 ayat 2).
  6. Setiap warga negara berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran (Pasal 31 ayat 1).
  7. Setiap
    warga negara berhak mempertahankan wilayah Negara Kesatuan Republik
    Indonesia atau NKRI dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).

Selain
mengetahui hak warga negara, kita pun harus tahu tentang kewajiban kita
sebagai warga negara. Ada kewajiban yang harus kita lakukan dengan
penuh tanggung jawab karena menyangkut hak orang lain.  Ada juga
kewajiban yang bersifat pribadi. Berikut adalah beberapa contoh
kewajiban warga negara Indonesia.

  1. Setiap warga negara
    wajib membayar pajak dan retribusi yang telah ditetapkan oleh pemerintah
    pusat dan pemerintah daerah (pemda) (Pasal 23A).
  2. Setiap warga
    negara wajib mentaati serta menjunjung tinggi dasar negara, hukum dan
    pemerintahan tanpa terkecuali, serta dijalankan dengan sebaik-baiknya
    (Pasal 27 ayat 1).
  3. Setiap warga negara memiliki kewajiban untuk
    berperan serta dalam membela, mempertahankan kedaulatan negara
    Indonesia dari serangan musuh (pasal 30 ayat 1).
  4. Setiap warga
    negara wajib untuk menghormati hak asasi orang lain dan menjunjung
    tinggi moral, nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum. 
  5. Setiap
    warga negara wajib turut serta dalam pembangunan untuk membangun bangsa
    agar bangsa kita bisa berkembang dan maju ke arah yang lebih baik.
  6. Setiap warga negara wajib untuk mengikuti pendidikan dasar yang sepenuhnya dibiayai oleh Negara.

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 102

Ayo Berdiskusi
Dengan menggunakan bacaan tentang nelayan Lamalera dan nelayan pantai Malo, diskusikan hak-hak dan kewajiban apa saja yang dimiliki oleh para nelayan tersebut.

Bagaimana dengan warga negara yang lain, misalnya para guru? Bagaimana hak dan kewajiban mereka? Bagaimana dengan kamu sebagai siswa? Apa saja hak dan kewajiban kalian?

Gunakan tabel berikut ini untuk melakukan analisis terhadap hak dan kewajiban warga negara sesuai cara interaksinya dengan lingkungan sekitarnya. Bandingkanlah hak dan kewajiban para nelayan, para petani, dan juga pelajar seperti kamu.


Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 102

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 103

Kesimpulan


Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Hal 103

Ayo Mencoba
Apakah kamu melihat persamaan dan perbedaan antara hak dan kewajiban dari para guru, nelayan, dan kamu sebagai seorang siswa? Kamu tentu tahu bahwa setiap hak dapat diusahakan melalui kewajiban, baik kewajiban yang menyangkut hak orang lain, maupun kewajiban pribadi.

Cobalah renungkan, kewajiban apa saja yang harus kamu lakukan dan tingkatkan sebagai seorang siswa? Tuliskanlah beberapa kewajiban yang harus kamu tingkatkan ke dalam sebuah janji yang harus kamu ingat untuk dilakukan. Tuliskanlah dengan kalimat yang jelas dan singkat sehingga kamu mudah mengingatnya di tempat yang disediakan di bawah ini!

Jawaban Tema 6 Kelas 5 Hal 103

Aku berjanji untuk :

  1. Hormat pada guru, patuh terhadap guru dan peraturan sekolah
  2. Belajar lebih rajin
  3. Disiplin, jujur dan bertanggungjawab
  4. Bersahabat baik dengan semua teman di kelas dan di sekolah

Kunci Jawaban Tema 6 Kelas 5 Halaman 104

Ayo Renungkan
1. Apa saja sikap dan keterampilan yang kamu kembangkan pada hari ini?

2. Apa saja tantangan yang kamu hadapi untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar? Bagaimanakah caramu untuk mengatasinya?

Kerja Sama dengan Orang Tua
Tunjukkan janjimu untuk melakukan kewajibanmu sebagai seorang pelajar kepada orang tuamu. Diskusikanlah dengan orang tuamu, bagaimana kamu akan melakukan kewajiban itu. Mintalah bantuan mereka untuk selalu mengingatkan dan mendorongmu melakukan kewajibanmu.

Demikianlah postingan mengenai Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 6 Kelas 5 Halaman 94, 97, 98, 99, 102, 103, 104,
semoga dapat memberikan manfaat untuk pembaca semua. Jika sahabat ada
pertanyaan, silahkan bisa sahabat ajukan di kolom komentar.

Source: AdministrasiNgajar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here